Padang, andalasnewss.com, Kisruh yang semakin lucu tentang cabang olahraga Muaythai Kota Padang, beberapa pihak merasa dirugikan dengan pemberitaan oleh salah satu media Online di Kota Padang, dan merasa seakan terzalimi dengan pemberitaan media online tersebut.
Rahmat Fajri, yang kini masih tercatat sebagai Ketua Umum Muaythai Kota Padang sampai tahun 2028,dan dilengserkan secara sepihak dengan mengelar Musyawaha Cabang Luar Biasa ( Muscablub) oleh Ketua Muaythai Sumbar.
Dikatan Amaik, sapaan akrab Rahmat Fajri kepada andalasnewss.com, bahwa dirinya masih sah sebagai Ketua Umum Muaythai Kota Padang sampai tahun 2026 dan itu dibuktikan dengan SK kepengurusan yang sah, dan anehnya lagi dirinya tidak diberitahukan tentang Muscablub tersebut termasuk dengan beberapa Sasana atau Camp yang aktif, jadi bagaimana Muscablub tersebut dibilang sah.
Kemudian Ditambahkanya lagi, disini saya lebih merasa heran, dengan terang terangan Ketua Koni Padang mengatakan, bahwa urusan cabor bukanlah urusan Koni, kan aneh ini namanya, bukankah Koni adalah induk semua cabang olahraga, kenapa bisa bilang bukan urusan Koni, jadi kemana cabor ini mengadu kalau ada permasalahan.
Dirinya juga sangat menyesalkan, kalau Ketua Koni Padang, kepada salah satu media Online mengatakan, jangan memutar balikan fakta apakah tidak salah ini namanya, sudah jelas Muscablub yang dilaksanakan tidak sah, tapi kenapa rekomendasi untuk penerbitan SK cabor Muaythai Kota Padang ada, bukankah sebuah SK bisa diterbitkan kalau sudah ada surat Rekomendasi dari Koni Padang, apakah ini yang namanya memutarbalikkan fakta, yang jelas kalau tidak ada Rekomendasi penerbitan SK sebuah cabang olahraga dari Koni Padang, maka tidak akan bisa cabor tersebut menerbitkan sebuah SK.
Jadi jangan semena mena dalam bertindak, dan kalau tidak paham dengan organisasi olahraga maka banyak banyak baca AD/ART Koni, jangan asal memberikan rekomendasi saja geram Rahmat Fajri
" Semua telah dirancang sepertinya, kalau tidak ada Rekomendasi dari Koni Padang untuk penerbitan SK cabor, maka dipastikan SK tidak akan pernah bisa diterbitkan, siapa yang memutar balikan fakta sebenarnya," ujar Rafmat Fajri.
Terakhir ditambahkan Rahmat Fajri, saya secara organisasi telah menyurati pihak pihak yang terkait dengan permasalahan ini dan hati hati, kalau terdengar ada pemberian bantuan kepada pengurus Muaythai Kota Padang yang baru, saya akan laporkan hal ini kepada pihak yang berkompenten. ( ***)
Social Plugin