Ticker

6/recent/ticker-posts

Jangan Ada Aktor Dibalik Beberapa Kabupaten Dan Kota Minta Porprov 2026 Diundur

 

Padang, andalasnewss.com, Masih berkecimpung tentang persoalan tetap dilaksanakan sesuai jadwal Tangal 2-14 Oktober 2026 atau diundur Helatan Dua Tahunan Olahraga Di Sumbar, Pekan Olahraga Provinsi ( Porprov) tanpa kejelasan yang pasti, itulah kemelut yang masih Jadi konsumsi publik bagi semua insan dan palaku olahraga di Sumbar.

Staf Kusus Koni Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Ilmarizal. MM, kembali membuka suara terkait dengan simpang siurnya perhelatan Pekan Olahraga Provinsi ( Porprov) menurut Ilmarizal tidak segampang itu Koni Kabupaten dan Kota minta Porprov diundur, sebab keputusan terakhirnya adalah Gubernur Sumbar, sedangkan saat deklarasi dan penanda tanganan bersama bahwa Porprov digelar Tangal 2-14 Oktober telah disepakati bersama, jadi kenapa masih juga ngotot untuk meminta Porprov di tunda.

Kemudian ditambahkan Ilmarizal, kita harus paham, bahwa menciptakan seorang atlet tidak seperti membalikan telapak tangan, dan masa emasnya seorang atlet bisa hilang, karena mereka telah berjjbaku latihan demi iven ini. coba bayangkan mau jadi apa latihan mereka selama ini, jadi tutuplah niat untuk menunda pelaksanaan Porprov

Dirinya juga mengatakan. apa sebenarnya yang menjadi kendala beberapa Koni Kabupaten dan Kota, yang ngotot untuk diundur, kalau masalah anggaran yang mana Koni Kabupaten dan Kota harus mencari talangan atau masalah dikemudian hari, maka sebelum melakukan talangan dana atau hal yang nantinya akan mengarah ke ranah hukum, maka dalam hal ini mari bawa dan ikut sertakan semua steakholder yang ada seperti, Kejaksaan, Kepolisian, Inspektorat. BPK, dan lainya, kalau memang ragu nanti ada pemeriksaan, kalau Bupati dan Walikota yang meminta semua steakholder ikut andil dalam hal ini, saya pastikan tidak akan ada ketimpangan atau penyelewengan anggaran untuk Porprov bagi Koni Kabupaten dan Kota.

Lebih lanjut, ditambahkan mantan atlet gulat Sumbar ini, ada hal yang menarik dari ngotot nya permintaan Porprov di undur oleh beberapa Koni Kabupaten dan Kota, apakah ini permintaan Bupati atau Walikota mereka sendiri agar Porprov diundur dengan alasan klise yakni masalah anggaran, dan penguasa di Kabupaten dan Kota, memerintahkan Koni mereka untuk Porprov diundur, kenapa bukan mereka saja yang langsung meminta pengunduran Pekan Olahraga Provinsi di tunda ke Gubernur, kan para Bupati dan Walikota adalah perwakilan Gubernur dimasing masing daerah, kenapa mengkambing hitamkan Koni mereka sendiri, seandainya memang ini yang terjadi dibalik ngotot nya beberapa Koni Kabupaten dan Kota meminta Porprov ditunda alangkah naufnya nanti nasib Koni sendiri dan para atlet mereka. 

Dengan tegas Ilmarizal mengatakan, jangan desak lagi Koni Sumbar, untuk helatnda Pekan Olahraga Provinsi ditunda pelaksanaannya, sebab semua keputusan Porprov berada ditangan Gubernur, bukan berada ditangan Koni Sumbar, ingat Koni Sumbar bertindak hanya sebagai Sring  Comitte ( OC) dan Organizing Commute ( OC) atau hanya sebagai panitia pelaksana. 

Dijelaskan Ilmarizal lagi, ada satu hal yang membuat saya secara pribadi heran, dan mendengar Lansung, kalau beberapa Koni Kabupaten dan Kota kekurangan anggaran untuk pelaksanaan Porprov, disini saya heranya, kok seorang Bupati atau Walikota tindak bisa mencarikan anggaran 5 atau 10 milyar di daerah masing masing, mereka penguasanya dan apapun bisa dilakukan asalkan tidak melanggar hukum, nah kembali lagi seperti apa yang saya katakan tadi, kumpulkan semua Forkopimda seperti, Kejaksaan, Kepolisian serta undang juga pihak Inspektorat, BPK dan uraikan semua permasalahan ini, bahwa kita butuh anggaran untuk pelaksanaan Porprov dan akan dilakukan beberapa cara untuk mendapatkan anggaran. dan untuk menjaga agar tidak terjadi kasus hukum maka bsrsmbuklah berada untuk daerah masing masing, dan saya pastikan tidak akan ada hal yang bisa menjerat pihak pihak dalam helatan Porprov ke ranah hukum. 

Selanjutnya, kalau bisa rembukan bersama dan pasti akan ada hasil dari kebijakan bersama dan seandainya ada kebijakan lain tentulah itu diluar ketentuan, kemudian kalau seandainya tidak ada kesempatan bersama maka dipastikan tidak akan ada anggaran, dan silahkan saja tidak ikut Porprov, karena kan tidak harus 100.persen ikut Porprov, contohnya Jawa Timur, yang mempunyai banyak Kabupaten dan Kota, namun hanya 18 Kabupaten dan Kota yang ikut Pekan Olahraga mereka, namun tetap menuai sukses yang tinggi. kemudian kalau Pengprov tidak bisa mengelar pertandingan karena ada beberapa hal, kan bisa mengelar melalui mandiri, sebab anggaran untuk itu telah disediakan di KONI Sumbar, ujar Ilmarizal. 

Terakhir Ilmarizal selaku Staf Kusus Koni Sumbar menghimbau, lakukan hal positif dan pasti akan menghasilkan hal yang positif juga, ingat semua demi atlet kita, mereka adalah patriot olahraga dan kebagiaan daerah mereka, stop minta Poprov ditunda, sebab hanya Gubernur yang bisa menunda pelaksanaan Porprov, Salam Olahraga..!!! ( Aca)