Padang, andalasnewss.com,Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, yang kini mengelola lebih dari 132 Panti yang tersebar di seluruh Sumbar, dengan jumlah anak berkisar 3593 orang, merupakan panti milik masyarakat meruapakan panti yang dikelola oleh Sosial atau dalam bentuk kerja sama.
Kepela Bidang, Rahabilitasi Sosial( Rehsos) Yanti dalam kesempatan wawancara dengan andalasnewss.com mengatakan, sesuai dengan apa yang disampaikan Kepala Dinas Sosial Sumbar Syaifulah, bahwa untuk saat kini, kami di Dinas Sosial, tidak hanya sekedar memberikan bantuan makan yang sesuai dengan DTSN namun, agar anak anak panti asuhan lebih kdretaif dan kedepannya bisa mandiri, maka kami melakukan berbagai program dan salah satu program tersebut adalah, menjadikan mereka dan mengajari mereka bisa dan handal seperti apa yang mereka bisa, contohnya, kita ajari merebut membuat Ladu( Arai Pinang) dan nantinya kalau mereka handal dan mampu berproduksi maka hasil dari kerajinan mereka akan diserahkan ke pemerintahan daerah ( Pemda) masing masing kabupaten kota Dimana tempat Panti mereka berada.
" Dalam kerja sama dengan Panti ini, kita ajari mereka untuk membuat kerajinan makana seperti Ladu( Arai Pinang) dan hasil dari buatan mereka tadi, kita akan serahkan ke Pemda masing masing, dan nanti Pemd yang akan melakukan terobosan bagaimana hasil dari kerajinan mereka bisa mendapatkan uang untuk mereka bersama, " ujar Yanti.
Lebih lanjut ditambahkan Yanti, seperti arahan Kepala Dinas, kami di Dinas Sosial, juga tidak memberikan bantuan yang sama Kepada semua Panti asuhan, tapi kami memberikan bantuan sesuai dengan data yang kami dapat yakni DTSN dan Desil 6 sampai Desil 10 tidak lagi mendapatkan bantuan, dan sesuai dengan tingkat usia yakni yang mendapat bantuan usia 6 tahun sampai 18 tahun sedangkan di atas usia tersebut tidak lagi kami berikan batuan, makanya kita berikan mereka pelatihan untuk membuat olahan makanan ringan.
Sedangkan untuk Panti Asuhan yang dikelola Pemerintah Provinsi berjumlah 2 Panti Anak dan 2 Panti Lansia dan mereka mempunyai Unit Pelaksana Teknis Daerah ( UPTD) masing masing, dan semuanya masih dibawah naungan Dinas Sosial Sumbar.
Terakhir Kabid Rehsos juga menyampaikan, masih ada beberapa program lagi yang nantinya akan kami laksanakan, namun kita masih menunggu arahan dari Kepala Dinas Sosial Sumbar Bapak Syaifulah. (Aca)

Social Plugin