Ticker

6/recent/ticker-posts

Oknum Kabiro Sumbar, Rusak Nama Baik Mahyeldi

 


Oleh Labai Korok :


Padang, andalasnewss.com, Semua pendukung dan loyalis Gubernur, Mahyeldi marah melihat prilaku oknum Kepala Biro Pengadaan  Barang dan Jasa (PBJ) Sumatera Barat yang telah berbuat meseum di gedung yang dibangun oleh dana rakyat. Tidak ada orang yang menyangka perbuatan itu terjadi didalam lingkaran kepercayaan pemerintahan.

Selaman ini Gubernur Sumbar sudah menampilkan gaya religius ditengah masyarakat,  selalu mengaja masyarakat pada nilai agama, hal ini akhirnya tertutupi oleh video mesum dikantor Gubernur dan satu pasang lagi sedang dipriksa oleh inspektorat.

Loyalis Gubernur Sumbar saat ini mengecam keras beredarnya video amatir diduga asusila yang melibatkan oknum Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdaprov Sumbar beserta stafnya di lingkungan kantor pemerintahan.

Tindakan tersebut dinilai telah mencederai norma adat, agama, serta mencederai integritas Korps Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ranah Minang yang baik ini.

Perilaku tidak senonoh yang dilakukan di fasilitas negara, terlebih dalam jam dinas, merupakan pelanggaran moral berat yang tidak dapat ditoleransi.

Kantor gubernur adalah pusat pengabdian kepada rakyat, bukan tempat untuk mempertontonkan tindakan yang melanggar kesusilaan dan merusak tatanan moral kita.

Menurut penulis Kejadian ini harus menjadi alarm keras dan cobaan bagi sistem birokrasi kita. Melihat kondisi kekinian loyalis dan para pendukung Mahyeldimeminta Gubernur dan seluruh jajaran terkait untuk memperkuat kembali pembinaan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan dan adat Minangkabau bagi seluruh ASN. 

Jangan sampai Gubernur sudah calek membangun budaya agamis ditengah masyarakat, akibat nila setitik, rusak susu sebelanga. Jangan sampai moralitas beberapa oknum merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan.

Sudah Saatnya Mahyeldi bersikap tegas, keras, pecat oknum Kabiro seperti itu, sudah saatnya meninggalkan legesi baik, agar kelak loyalis bangga punya Gubernur yang memang memjalankan nilai agama Islam dimana pun termasuk dalam birokrasi.(***)