Ticker

6/recent/ticker-posts

Vasko, Wakil Gubernur Sumbar, Rubah Rancangan Gor Agus Salim Bernuansa Minang

 

Oleh Labai Korok :


Saat minang masih memiliki identitas kuat,  seorang Gubernur Sumatera Barat pada era  Soeharto pernah mengeluarakan surat edaran agar perkantoran harus pakai gonjong maka era itu banyak ditemukan kantor-kantor pakai ornamen minang murni.

Sehingga kawasan Sumatera Barat sudah mengalah daerah Bali ke pemilikan identitas bangunan. Urang rantau pergi ke Sumbar terasa kembali ke alam minang kabau tempo dahulu.

Jadi sangat bangga urang minang punya Wakil Gunernur Sumbar, Uda Vasko yang membudayaakan semua bangunan pemerntah saat ini harus memiliki gonjong seperti arahan beliau saat mengunjungi pembangunan atau renovasi haji agus salim.

Kutipan beritanya Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy, mengkritik desain renovasi GOR Haji Agus Salim Padang yang dinilai belum mencerminkan identitas budaya Minangkabau. Hal ini diungkapkannya saat melakukan peninjauan proses pembongkaran, pada Rabu (8/7/2026).  BeritaSumbar Terbaru

Vasko menilai, stadion itu seharusnya memiliki ciri khas yang langsung dikenali sebagai bangunan khas Ranah Minang. Ia pun meminta penambahan atap gonjong.

Vasko berharap hasil renovasi benar-benar menghadirkan stadion yang modern sekaligus memiliki karakter lokal yang kuat.

“Ini akan menjadi stadion kebanggaan Sumatra Barat. Kita ingin ketika orang datang, mereka langsung merasakan nuansa Minangkabau,” tuturnya penulis kutip dari media.

Saya rasa desainnya masih kurang megah. Stadion ini harus punya identitas Minangkabau. Di bagian pintu masuk utama perlu ditambahkan gonjong, sehingga ketika pertandingan disorot kamera, orang langsung tahu kalau ini stadion di Sumatra Barat,” kata Vasko dalam postingan Instagramnya, Kamis (9/7/2026).

Ia mengatakan, penggunaan warna marawa pada desain stadion sudah tepat. Namun, keberadaan ornamen gonjong di bagian fasad atau pintu masuk utama akan semakin memperkuat karakter bangunan sebagai stadion urang Minang.

“Jangan hanya modern, tapi juga harus membawa unsur budaya. Kita ingin membangun stadion urang Minang, sehingga punya ciri khas yang tidak dimiliki stadion lain,” tegasnya.

Penulis berharap dengan adanya koreksi dari Uda Wagub, Vasko ini, dapat memberi motivasi pada masyarakat agar membangun rumah pakai gonjong.(***)