Ticker

6/recent/ticker-posts

Akhir 2025 Terbit Tiga Buku, (Ideologi, Kampanye, Ilusinasi)

 



Oleh Labai Korok 


"Harimau mati meninggalkan belang".

"Gajah mati meninggalkan gading".

"Manusia mati meninggalkan buku baik".


Begitulah bunyi pituah Minang yang perlu Kita amalkan. Petuah dalam kehidupan Kita yang cinta akan kebaikan di NKRI. Maka selaku aktivis Kita perlu meninggalkan legacy untuk generasi berikutnya, yaitu pikiran dalam bentuk jendela dunia (buku).

Istilah "buku adalah jendela dunia" dapat dimaknai bahwa buku adalah medium berkumpulnya pengetahuan. Pengetahuan berisikan penjelasan mengenai dunia. Dengan demikian, semakin banyak buku yang dibaca oleh seseorang, maka akan semakin banyak pula penjelasan mengenai dunia yang ia dapatkan.

Pemaknaan tersebut tidak berlebihan apabila kita menilik proses hadirnya sebuah buku. Buku harus dilahirkan dengan bermacam metode latar belakang.

Alhamdulillah, Penulis pada akhir tahun 2025 telah membuat 3 buku yang bisa menambah cakrawala generasi berikutnya, ketiganya adalah bacaan yang memberi nuansa berbeda dari yang lain.

Buku pertama merupakan buku yang lahir dari pergolakan atas keprihatinan terhadap generasi yang lemah dari segi pemahaman terhadap landasan perjuangan, terutama lantang dihadapan penguasa, kritis  dihadapan kekuasaan.

Judul buku demonstrasi perjuangan aktivis, merupakan nilai ajar, nilai ilmu agar pembaca memahami bahwa demostrasi itu dibolehkan dan memiliki tempat di sisi Ilahi.

Buku kedua yang Penulis buat merupakan buku hasil dari opini-opini tulisan pengawalan kesuksesan kampanye Mahyeldi-Vasko menjadi Gubernur Sumatera Barat dan Wakil Gubernur Sumatera Barat priode  2025-2030.

Buku berjudul Gercep Mahyeldi-Vasko untuk Sumatera Barat merupakan keinginan, gagasan, janji, pemikiran untuk Sumatera Barat lebih baik dan bisa menjadi Madani.

Terakhir Alhamdulillah lahir buku jejak digital olah raga jaya, ini hanya halusinasi cerdas andaikan bisa jadi Ketua KONI. Namun selaku sosok cinta dokumen dan kearsipan, Penulis tetap mengumpulkan bunga rampai yang dipublis, bidang olahraga, lahirlah buku.

Sekali lagii Buku adalah jendela dunia" adalah ungkapan yang bermakna buku merupakan sumber ilmu pengetahuan dan wawasan tak terbatas yang memungkinkan pembaca mengetahui berbagai hal—sejarah, sains, budaya—tanpa harus beranjak dari tempatnya. 

Dengan membaca, cakrawala berpikir diperluas, kreativitas meningkat, dan imajinasi terstimulasi, menjadikan buku sebagai jembatan penting untuk memahami isi dunia. Terima kasih pada pihak-pihak yang mendorong lahirnya buku-buku tersebut.